Minggu, 24 Februari 2013

Otak Kanan Orang Jepang

Jepang merupakan salah satu negara maju di dunia. Mengapa jepang dapat menjadi negara maju, apakah karena sumber daya alamnya yang melimpah, he he, kayaknya lebih kaya Indonesia kalau dari segi sumber daya alamnya ataukah karena sumberdaya manusianya yang lebih maju?

Ternyata orang-orang jepang lebih banyak menggunakan otak kanannya dibandingan dengan orang Indonesia. Bagaimana tidak, semenjak usia dini sampai usia lanjut, otak kanan orang jepang selalu terasah. Ini dibuktikan dengan kebiasaan hidup orang-orang jepang, mereka suka melakukan sesuatu yang merangsang kinerja otak kanannya. Beberapa hal yang mengasah kemampuan otak kanan orang jepang

1. sejak kecil orang jepang menulis dengan huruf kanji, menulis kanji berbeda dengan menulis dengan huruf alfabet biasa, menulis kanji sama saja seperti melukis karena bentuk huruf-huruf kanji yang kayaknya abstrak, bentuknya aneh-aneh dan rumit

2. orang-orang jepang gemar sekali mendengarkan musik, pada waktu sedang makan, waktu berjalan, pada waktu bersantai orang-orang jepang tidak lepas dengan apa yang namanya walkman

3. seni melipat kertas (origami), menjadi salah satu kebudayaan jepang yang sudah ada secara turun temurun

4. orang jepang suka menggambar, dibuktikan dengan banyaknya komik-komik dan film-film kartun yang berasal dari jepang

Spoiler untuk gambar

otak kanan

otak kanan
Gambar dengan media sawah di Jepang - Sumber gambar: www.indowebster.web.id/showthread.php?t=65437&page=1

Hal-hal inilah yang menyebabkan jepang menjadi salah satu negara maju di dunia. Otak kanan orang-orang jepang lebih terasah dibandingkan dengan otak kanan orang-orang Indonesia.

Otak manusia terdiri dari otak kanan dan otak kiri, otak kanan berperan dalam pengembangan EQ (emotional quotient), di dalamnya terdapat kemampuan sosialisasi, komunikasi, interaksi dengan manusia lain serta pengendalian emosi,  kemampuan intuitif, kemampuan merasakan, memadukan, dan ekspresi tubuh, seperti menyanyi, menari, dan melukis. Sedangkan otak kiri berperan dalam pengembangan IQ (intelligence quotient), di dalamnya terdapat kemampuan logika, rasio, kemampuan menulis dan membaca, serta merupakan pusat matematika.

Kepribadian orang-orang dengan otak kanan adalah humoris, simple, menyenangkan, boros, lebih percaya intuisi, berantakan-kacau, ede = ekspresi diri, lebih memilih perasaan sebagai solusi masalah, suka bertualang, bermimpi besar, tukang sorak, “pelanggar aturan”, bebas, spontan.

Kepribadian orang-orang dengan otak kiri adalah serius, rumit, membosankan, hemat, lebih percaya fakta, rapi-terorganisir, ide = profitabilitas, lebih memilih keilmuan, hati-hati, berpengetahuan umum, pendukung diam, pembuat aturan, konservatif, mudah ditebak

Di Indonesia cenderung pendidikan mengarah pada pengembangan otak kiri sedangakan pengembangan otak kanan masih kurang diperhatikan. Orang kiri (otak kirinya lebih terasah) cenderung melakukan sesuatu yang stagnan dan sangat terpaku pada acuan yang sudah ada (terstruktur) sedangkan orang kanan (dengan otak kanan yang terasah) mereka berpikir lebih kreatif dan pararel, biasanya mereka melakukan terobosan-trobosan di luar suatu acuan yang sudah ada.

Dilihat dari meja belajar atau meja kerjanya, meja orang dengan dominasi otak kiri akan selalu rapi, teratur, dan tersusun sebagaimana mestinya. Sedangkan meja orang dengan otak kanan yang terasah akan terlihat berantakan dan tidak teratur.

Orang-orang dengan otak kanan inilah yang biasanya dianggap aneh oleh orang-orang disekitarnya. Namun walaupun dianggap aneh oleh orang yang berada disekitarnya, orang-orang inilah yang biasanya sukses, mereka memiliki kebebasan dan kreatifitas yang lebih.


Sumber: _________
Share this post
  • Share to Facebook
  • Share to Twitter
  • Share to Google+
  • Share to Stumble Upon
  • Share to Evernote
  • Share to Blogger
  • Share to Email
  • Share to Yahoo Messenger
  • More...

0 komentar:

Poskan Komentar